mbahDon

Dasar-Dasar BPMN: Mengenal Simbol Inti untuk Pemula

Dari “Rasa” Lokal ke Sistem Profesional Global Saya ingin memulai artikel ini dengan sebuah cerita tentang salah satu klien yang saya dampingi, sebuah permata dari Ubud, Bali, bernama Jaens Spa. Mereka adalah contoh sempurna dari bisnis yang dibangun dengan hati. Dengan tim yang solid berjumlah hampir 200 orang, mereka berhasil menciptakan sebuah pengalaman spa kesehatan

Bukan Sprint, Ini ‘Race’! Mengenal Xtrous Race sebagai Mesin Eksekusi Modern

Evolusi Mesin Eksekusi di Tengah Badai Dalam dunia manajemen dan teknologi, kata-kata yang kita gunakan sangatlah penting. Istilah yang kita pilih bukan hanya sekadar label; ia membentuk cara kita berpikir. Selama lebih dari dua dekade, komunitas Agile telah mengadopsi satu kata yang sangat kuat untuk mendeskripsikan siklus kerja iteratif mereka: “Sprint”. Metafora ini jenius pada

Lebih dari Sekadar OKR: Pengantar Holistic Goal Setting (HGS) untuk Hasil yang Berkelanjutan

Evolusi Penetapan Goal – Dari Perintah ke OKR, dan Melampauinya Dalam sejarah manajemen, cara kita menetapkan tujuan (goal) telah berevolusi secara signifikan. Kita bergerak dari era “Management by Instruction” yang kaku di lantai pabrik, menuju era “Management by Objective” (MBO) dari Peter Drucker, yang kemudian disempurnakan menjadi SMART Goals yang sangat populer. Di era digital,

Panduan Praktis Mengembangkan Core Skills 2030 (Adaptabilitas, Kreativitas, AI Literacy)

Perlombaan Antara Pendidikan dan Bencana Setiap beberapa tahun, lembaga-lembaga riset global seperti World Economic Forum (WEF) merilis laporan tentang “Future of Jobs”, yang di dalamnya mencakup daftar keterampilan (skills) yang paling dibutuhkan di masa depan. Bagi banyak pemimpin, laporan ini seringkali menimbulkan dua reaksi: pertama, rasa cemas melihat betapa cepatnya tuntutan berubah; kedua, kebingungan tentang

Menaklukkan Era Chaos, sebuah Resep Ampuh Mendesain Resiliensi dan Mencetak Expert-Generalist

Kebingungan Massal di Era Penuh Gejolak Dalam setiap percakapan saya dengan para pemimpin hari ini, dari korporasi hingga UKM yang sedang bertumbuh, saya merasakan satu benang merah yang sama: sebuah kebingungan fundamental. Sebuah perasaan “tersesat” yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka merasa peta-peta lama sudah tidak bisa dibaca, namun peta yang baru belum sepenuhnya tergambar.

Ketika BSC (Balanced Scorecard) Tak Berdaya di Era CUAN: Pengantar Xtrous Harmony Perspective (XHP)

Menghormati Sebuah Mahakarya yang Mulai Usang Ada sebuah rasa hormat yang mendalam dalam diri saya untuk kerangka kerja Balanced Scorecard (BSC) yang diciptakan oleh Robert Kaplan dan David Norton di awal tahun 1990-an. BSC adalah sebuah mahakarya intelektual pada masanya. Ia hadir sebagai sebuah revolusi yang secara brilian mendobrak tirani pengukuran kinerja yang hanya berfokus

Gen-Z Bukan Masalah, Mereka Adalah Masa Depan: Pahami 10 Paradoksnya!

Kegelisahan Para Pemimpin di Era Baru Dalam setiap sesi diskusi atau pendampingan yang saya lakukan dengan para pemimpin, dari manajer lini hingga direktur, ada satu keluhan yang hampir selalu muncul dengan nada frustrasi: “Mbah, bagaimana ya cara mengelola anak-anak zaman sekarang? Gen-Z ini kok rasanya beda sekali. Mereka susah diatur, maunya serba instan, dan sepertinya

Mengapa ‘Expert-Generalist’ Adalah Aset Paling Berharga dalam Tim Ambidex

Runtuhnya Mitos “Tangga Karir” Selama lebih dari satu abad, dunia bisnis dan industri telah beroperasi di bawah sebuah “kepercayaan” yang nyaris tak tergoyahkan, yaitu: spesialisasi adalah kunci efisiensi dan keunggulan. Kita diajarkan sejak di bangku sekolah untuk memilih satu jurusan, satu bidang keahlian, dan menjadi yang terbaik di dalamnya. Organisasi dibangun seperti mesin jam yang

Dari ‘Human Resources’ ke ‘Human Growth’, Roadmap Transformasi Fungsi HR Anda

Krisis Identitas di Jantung Organisasi Di dalam setiap organisasi, ada satu departemen yang posisinya paling unik sekaligus paling sering disalahpahami, yaitu Human Resources. Di satu sisi, ia diharapkan menjadi mitra strategis bagi para C-Suite. Di sisi lain, dalam praktik sehari-hari, ia seringkali terperosok dalam citra sebagai fungsi administratif, “polisi” kebijakan, dan penyelenggara acara ulang tahun

Quiet Quitting Bukan Salah Karyawan, Mungkin Ini Akar Masalah di Manajemen Talenta Anda

Epidemi Senyap di Tempat Kerja Belakangan ini, muncul kegelisahan yang dialami oleh praktisi HR/HC di beberapa organisasi yang merujuk pada istilah yang populer, yaitu “Quiet Quitting”. Fenomena ini dideskripsikan sebagai tindakan di mana karyawan tidak lagi bekerja melampaui deskripsi pekerjaannya. Mereka datang tepat waktu, pulang tepat waktu, menyelesaikan tugas minimum yang diminta, dan tidak lebih.

Scroll to Top